Hanya Tau Islam Dan Mengenal Islam_Karya_Suanah_@ama_anah_




Ketika "hanya tau" hingga  "mengenali" tentang Islam.

 

Setiap insan pasti memiliki sejarah yang bervariasi.

Beragam rasa yang sudah terlewati, hingga sejarah pun pasti dimiliki oleh setiap insani.

Ada perjalanan yang berliku, ada pula perjalanan yang syahdu.

Ketika "hanya tau" tentang Islam tanpa mengenalnya.

Ada rasa keresahan yang muncul dalam jiwa di setiap denyutan nadi ini.

Bisa jadi ini akibat kurangnya keberkahan hidup yang tidak diselipi oleh ajaran Islam dalam setiap rutinitas kita.

Padahal Islam sudah memberi aturan kehidupan, namun tidak diterapkan secara keseluruhan.

Seiring berjalannya waktu, langkah demi langkah yang dilewati, sampai menyebrangi samudra yang luasnya bisa menyesakkan dada. Tak jarang, banyak kerikil hingga batu besar datang menghampiri.

Saat itu kumulai merenungi.

Ada apa dalam diri ini?

Kenapa kegelisahan itu selalu menghampiri?

Ada rasa hambar yang seolah hidup mengarungi, namun tanpa arti.

Seiring waktu terlewati, diri ini sembari mencari solusi atas masalah ini?

Tibalah, dengan ikhtiar yang sudah dilakukan hingga menghasilkan jalan keluar untuk menjemput kebahagiaan.

Berikutnya didapatkanlah tiga pertanyaan mendasar

Untuk apa diri ini di Ciptakan?

Siapa diri ini yang menciptakan? Lalu nanti setelah mati, diri ini akan menghadap kepada siapa?

Dalam tiga pertanyaan yang berbeda itu, ternyata memiliki jawaban yang sama.

Kita dari Allah SWT , hidup untuk Allah SWT dan akan kembali pada Allah SWT.

Lalu, setelah kita menemukan jawaban dari tiga pertanyaan tadi, tentu kita ingin tetap hidup dalam keimanan dan keislaman agar bjsa memiliki akhir kisah hidup dalam kebaikan bukan dalam kebathilan.

Ingatlah, dalam akhir hayat ini, tidak ada yang menjamin akhir hidup ini dalam keadaan apa? kapan waktunya? Karena itulah, kita harus taat padaNya,  menjalankan atas perintahNya, menjauhi atas laranganNya dengan istiqomah, supaya kelak akhir dari kehidupan ini membuahkan keberhasilan yang barokah hingga Sampai ke Jannah.

“Bertakwalah kepada Allah di manapun anda berada. Iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan, karena kebaikan itu dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik.” (HR: Ahmad & Tirmidzi)

Semua yang ada di bumi itu akan binasa (26). Dan tetaplah kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (27). – (Q.S Ar-Rahman: 26-27)

 

Wallahu a’lamu bi Ash-shawab


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar